Posts Tagged ‘Geforce’

Kali ini yang tim RnD PEMMZ kupas adalah sebuah laptop yang agak unik. Dikategorikan Unik karena dimensinya yang mini serupa Netbook, namun hardware yang diadopsinya sekelas notebook gaming. Dan yang paling membuatnya unik adalah, notebook ini  Customizable ..!!. Penasaran? Biar gambar yang menjelaskan lebih lanjut.

Spesifikasi

  • Intel Core i5 2430M (2.4GHz)
  • 8GB RAM DDR3 1333
  • 500GB HDD 7200rpm
  • Nvidia Geforce GT 650M 2GB GDDR3
  • 2 x USB 3.0 port
  • 11.6 inc display 1366×768
  • 8 cell Battery

First, Desain.

Yang pertama dipastikan adalah ukuran LCD tentunya. Yap, 11,6″ atau sedikit lebih besar dari sebuah netbook. Dengan resolusi maksimal 1366×768, User masih bisa mendapatkan resolusi yang nyaman walau dalam ukuran yang lebih rapat.

Hampir keseluruhan cover body Xenom NP6110 mulai dari upper case, bottom case, area palm rase hingga ke permukaan touchpad di buat bertekstur layaknya seri-seri Xenom lain.

2 Indicator Area

Ada 2 buah area indikator pada notebook seberat 2KG ini. Pertama pada pojok kiri atas keyboard. Terdapat 4 buah led indicator disini, Wi-Fi, HDD Access, Num-Lock, Caps-Lock dan Scroll-Lock. Area indicator lain termasuk didalamnya, indicator power dan battery charging ada di ujung bottom case sebelah kiri.

Keyboard, Touchpad dan Konektifitas. Keyboard model chicklet memang yang paling cocok dipasangkan pada notebook berdimensi kecil. Ukuran tuts nya yang tak terlalu lebar namun menonjol tetap memudahkan jari-jari pengguna dalam mengetik. Permukaan yang bertekstur pada Touchpad yang sudah mendukung multi-gesture ini sama sekali tak mengganggu performanya. Xenom NP6110 dibekali 3 buah port USB, 2 buah versi 3.0 disisi kiri dan sebuah lagi versi 2.0 di sisi kanan. Plus sebuah card reader di bottom case bagian depan. Untuk urusan display ekstension, pengguna bisa memanfaatkan port HDMIdan VGA. Audio panel disediakan headphone dan mic yang juga disatukan di sisi kiri.

Heatsink dan ventilasi airflow.

Beberapa dari anda mungkin menghawatirkan temperatur kerja notebook ini. Karena secara fisik, area yang sempit akan mudah mengakumulasi panas. Walaupun hembusan angin panas cukup terasa, namun tampaknya pabrikan sudah mengantisipasi dengan membuat heatsink lebih lebar termasuk ventilasinya yang di desain untuk pelepasan panas yang optimal.

Performa

CPU Score pada 3D Mark 2006 tampak setara dengan beberapa notebook yang sama-sama mengadopsi Sandy Bridge seri Core i5.

Lewat 3D mark Vantage, kami coba mengukur performa CPU dan GPU secara individual. Disini tampak sekali sistem yang berjalan pada Xenom NP6110, terutama processor dari keluarga Sandy Bridge mampu bekerja optimal.

3D Mark 11 kita tahu adalah benchmark performa dengan dukungan API Direct X11. Dengan spesifikasi Core i5 dan GT650m, ternyata Xenom NP6110 mampu memaksimalkan keduanya tanpa indikasi bottle neck. Bisa dilihat dari score yang berimbang.

Extra Benchmark

Benchmark sistesis lain yang kami gunakan adalah AIDA 64 dan Heaven Benchmark. Keduanya juga menunjukan notebook ini mampu memanajemen hardware yang dibawanya secara optimal. Tentunya kehadiran Nvidia Optimus sangat berperan besar dalam proses manajemen hardware untuk tujuan efisiensi daya.

Gaming Benchmark

Battlefield 3

Borderlands 2

Crysis 2

Lost Planet 2

Max Payne 3

Resident Evil 5

Kesimpulan. Xenom NP6110 di desain untuk mengisi segment pengguna yang membutuhkan dukungan hardware mumpuni, namun memiliki mobilitas tinggi. Jika anda seringkali membutuhkan mesin pengolah gambar yang portabel, notebook dengan dimensi 285x213x36 mm ini sangat cocok anda andalkan. Keterbatasan resolusi mungkin bisa diselesaikan dengan menghubungkan notebook ini ke LCD yang lebih besar via HDMI. Tenang saja, walau media kerja anda selalu berhubungan dengan resolusi tinggi, GPU sekelas GT650m pada Xenom NP6110 cukup bisa diandalkan.

Pros :

  • Dimensi mungil dan ringan
  • Kapasitas dan Daya Tahan Battery
  • Full Tekstur Cover case
  • Indicator Display cukup lengkap

Cons :

  • Proses sirkulasi airflow sedikit noise

Yup ini adalah Hari dari Borderland 2 yang telah Rilis, Game ini sangat ditunggu oleh sebagian besar Gamer dari seluruh dunia, karena fun gameplay dan nuansa pertualangan yang  berbeda dari beberapa game lainnya, borderland 2 serentak rilis untuk PC, PS3 dan Xbox 360. Sebelum release pun Borderland sangat banyak dibahas oleh beberapa Website Gamers dan juga beberapa Forum, Game ini merupakan Nvidia optimized karena mendukung untuk Physx enable agar anda mendapatkan detail partikel efek yang jauh lebih baik dibanding game sebelumnya, tentu nya bukan berarti AMD Radeon card tidak bisa memainkan game ini hanya saja pada AMD radeon tidak akan ada Physx enable, pastikan juga anda yang menggunakan PC untuk melakukan update driver terbaru sebelum memainkan game ini untuk memastikan optimal peforma.

Pada dasarnya game borderland 2 masih sama dengan yang sebelumnya, yaitu anda akan memilih salah satu karakter untuk anda dapat mainkan dengan masing-masing memiliki skil yang unik dan memiliki kelebihan sendiri-sendiri, terdapat Commando, Assassin, Siren dan Gunzerker semua memiliki background cerita sendiri-sendiri, kelebihan borderland lainnya adalah anda dapat bermain Online bersama teman-teman anda lainnya ataupun secara local area network fitur ini dari sebelumny udah ada sehingga meningkatkan element fun didalamnya. Sebelum anda memainkan ada baik anda mengetahui system requirement nya .

Kami tampilkan juga video gameplay dari youtube gameplay dari website tweakguides

System Requirement :

Minimum System Requirements

Recommended System Requirements

  • OS: Windows XP SP3/Vista/Win 7
  • Processor: 2.3 GHz Quad Core processor
  • Memory: 2 GB
  • Hard Disk Space: 20 GB free
  • Video Memory: 512MB
  • Video Card: NVIDIA GeForce GTX 560
  • Sound: DirectX 9.0c Compliant

 

Nvidia mengeluarkan driver WHQL terbarunya versi 306.23, sudah cukup lama Nvidia mengandalkan driver BETA nya untuk beberapa game terbarunya, namun sekarang ini sudah disertakan dengan WHQL certified, Ini merupakan driver WHQL pertama untuk Windows 8 terbaru dan juga driver ini dipersiapkan untuk Game borderland 2 yang akan rilis akhir bulan ini, Nvidia seperti biasa memang menyiapkan driver baru  jika terdapat game yang akan rilis. untuk melihat apa aja yang dipersiapkan dari driver ini,kita akan cek Release note sebagai berkut :

Download :

Release Note 306.23 :

This is the first WHQL-certified driver from the R304 family of drivers (304.xx to 306.xx) and the first WHQL-certified GeForce driver to combine support for Windows 8, Windows 7, and Windows Vista into a single driver package.

This is the recommended driver for the upcoming blockbuster PC games Borderlands 2 with PhysX and 3D Vision technology and World of Warcraft: Mists of Pandaria with 3D Vision and DirectX 11 support.

New in R304 Drivers:

  • Adds support for NVIDIA TXAA
  • Performance Boost – Increases performance for GeForce 400/500/600M Series GPUs in several PC games vs. GeForce 301.42 WHQL-certified drivers. Results will vary depending on your GPU and system configuration:

GeForce GTX 680:

        • Up to 18% in Batman: Arkham City
        • Up to 15% in Dragon Age II
        • Up to 10% in S.T.A.L.K.E.R.: Call of Pripyat
        • Up to 60% in Total War: Shogun 2 (fixes performance issue with latest game patch)

GeForce GTX 560:

        • Up to 14% in Batman: Arkham City
        • Up to 5% in Battlefield 3 with SLI
        • Up to 4% in Dragon Age II
        • Up to 8% in The Witcher 2: Assassins of Kings with SLI
        • Up to 7% in Lost Planet 2
      • NVIDIA SLI Technology – Adds or updates the following SLI profiles:
        • Alan Wake’s American Nightmare – added
        • Borderlands 2 – added
        • Darksiders 2 – added
        • End of Nations – added
        • F1 2011 – updated
        • F1 2012 – added
        • Final Fantasy XIV – updated
        • Nexuiz – added
        • Orcs Must Die! 2 – added
        • PlanetSide 2 – updated
        • Saints Row: The Third – updated
        • Shogun 2: Total War – updated
        • Sleeping Dogs – updated
        • Spec Ops: The Line – added
        • The Secret World – updated
        • Torchlight II – added
        • Tom Clancy’s Ghost Recon Future Soldier – added
        • Tornado Force – added
        • Tribes: Ascend – updated
      • NVIDIA 3D Vision – Adds or updates the following 3D Vision profiles:
        • Alan Wake’s American Nightmare – rated Not Recommended
        • A New Dawn – rated Fair
        • All Zombies Must Die! Scorepocalypse – rated Good
        • ARMA 2: Operation Arrowhead – rated Fair
        • Bang Bang Racing – rated Excellent
        • Borderlands 2 – updated profile with new convergence settings
        • Brave – rated 3D Vision Ready
        • Devil May Cry 4- rated Fair
        • Depth Hunter – updated rating to 3D Vision Ready
        • Dishonored – rated Good
        • End of Nations – rated Good
        • London 2012 The Official Video Game – rated Fair
        • Mad Doc Jr.’s Doom Rails – rated Excellent
        • Mass Effect 3 – updated in-game compatibility message and profile to be more compatible with community 3D mods
        • Max Payne 3 – updated rating to Excellent and updated in-game compatibility message to inform users to use DirectX 11, disable MSAA and use SSA0.
        • Raiderz – rated Fair
        • Roller Coaster Rampage – rated 3D Vision Ready
        • SCANIA Truck Driving Simulator – rated Fair
        • Street Fighter X Tekken – rated 3D Vision Ready
        • Test Drive: Ferrari Racing Legends – rated Good
        • Tiger Woods PGA 12: The Masters – rated Good
        • Tribes: Ascend – rated Fair
        • The Secret World – rated Good
        • The Walking Dead – rating Good
        • World of Warcraft: Mists of Pandaria – rated Excellent
      • Other Profile Updates
        • Added NVIDIA Control Panel antialiasing support for Diablo III
        • Added NVIDIA Control Panel antialiasing support for L.A. Noire
        • Added NVIDIA Control Panel antialiasing support for Rayman Origins
        • Added NVIDIA Control Panel ambient occlusion support for Star Wars: The Old Republic
        • Added NVIDIA Control Panel ambient occlusion support Counter-strike: Global Offensive
        • Added NVIDIA Control Panel ambient occlusion support MechWarrior Online
        • Disabled FXAA for several Windows programs like Media Player and Movie Maker.

Additional Details

    • Installs PhysX System Software v9.12.0604.
    • Installs HD Audio v1.3.18.0.
    • Supports multiple languages and APIs for GPU computing: CUDA C, CUDA C++, CUDA Fortran, OpenCL, DirectCompute, and Microsoft C++ AMP.

OVERVIEW

Nvidia tidak henti-hentinya membuat GPU baru , tentunya untuk memuaskan Gamer tidaklah mudah, setelah nvidia merilis Nvidia GTX 680 Desktop based, tidak lama Nvidia langsung merilis Kepler based on Notebook yang diawali oleh GTX 660M dan menjadikannya Kepler pertama kali pada Notebook gaming based, tidak terlalu lama setelah itu Nvidia mengeluarkan True High end Kepler nya yaitu Nvidia Geforce GTX 680M yang akan digunakan pada laptop gaming 17-18 inch. GTX 680M juga sudah ready PCi express 3.0, yang dapat menghasilkan bandwith tinggi walaupun tidak terlalu berpengaruh untuk Notebook saat ini. pada kepler ini arsitektur yang berubah untuk mengetahui fitur-fitur dari arsitektur Kepler anda bisa kunjungi Preview kami pada link ini , sekarang kita akan focus kepada Benchmark performance.

Sebelumnya kita akan Preview dulu spesifikasi daripada Nvidia GTX 680M ini :

GPU Engine Specs:
  • 1344 CUDA Cores
  • 720 Boost Clock (MHz) (shader)
  • 80.6 Texture Fill Rate (billion/sec)
  • Memory Specs: 1800 MHzMemory Clock
  • GDDR5Memory Interface
  •  256-bitMemory Interface Width
  • 115.2Memory Bandwidth (GB/sec
Feature Support:
  • 4.1OpenGL
  • PCI-E 3.0Bus Support
  • Certified for Windows 7
  • 3D Vision, 3DTV Play, CUDA, DirectX 11, PhysX, SLI, TXAA, Adaptive VSync, FXAA
Dari spesifikasi yang tertera, kita sama-sama mengerti kalo GTX 680M ini meruapakan GPU Monster untuk Notebook PC, jumlah CUDA cores nya tidak tanggung-tanggung yaitu sebanyak 1344, dengan ini Graphic processing nya menjadi sangat kuat baik untuk gaming dan workstation, dan juga kepler sangat mngedepankan untuk daya rendah yang dihasilkan, walaupun GTX 680M paling boros diantara kepler dibawahnya, namun jika dibanding Fermi perbedaanya dayanya sangat jauh lebih irit.

HARDWARE TESTING

Pada pengujian GPU ini kita menggunakan Notebook Gaming SAGER OEM XENOM 9170, yang memiliki spesifikasi sebagai berikut :
  • Intel Core i7 3820QM
  • 16 GB RAM DDR3 1600 Corsair Vengeance
  • 500GB HDD 7200rpm
  • 17.3 inc Full HD display
  • DVDRW supermulti
  • backlight keyboard
  • Onkyo speaker
  • Nvidia Geforce GTX 680M 4GB GDDR5

Dengan spesifikasi yang tertera kami yakin kalo akan dapat mengimbangi Peforma yang dibutuhkan oleh GTX 680M, tentunya Core i7 Ivy bridge sudah merupakan pilihan yang tepat bersama dengan 16 GB RAM, dan Full HD display.

Software Use :

  • Windows 7 64 bit SP1
  • Nvidia Driver 306.02 (lastest Official Nvidia BETA driver)

Benchmark Testing

3D mark 2006

3DMARK06 gpu score

Karena kita focus kepada performa GPU maka pertama kita akan lakukan testing untuk GPU score yang dihasilkan, dari hasil score kita sudah dapat melihat untuk GPU terbaru seakrang ini sangat optimal untuk processing shader model 3.0 dan sudah mulai meninggalkan shader model 2.0 yang memang cenderung fixed pipeline. hasil score yang tidak perlu diragukan lagi untuk bermain game DX 9 semua dapat dijalankan dengan detail teringgi dan resolusi tertinggi.

3DMARK06

Ini adalah score 3dmark 06 jika digabungkan, dan untuk sebuah kinerja Laptop gaming ini nilai merupakan sangat tinggi, namun memang untuk benchmark seharusnya sudah mulai ditinggalkan karena peningkatan CPU score sudah tidak significant.

3D mark Vantage

3Dmark10 GPU score

Pada 3d mark vantage yang mewakili kinerja DX10, GTX 680M pun secara fair  mendapatkan score GPU yang sangat bagus, pada DX10 memang penggunaan Shader sudah dynamic lagi tidak secara fixed, sehingga secara smart driver akan mengolah setiap area yang membutuhkan kebuthan shader yang lebih tinggi ataupun tidak, untuk sebuah GTX 680M dapat disimpulkan tidak akan masalah untuk memainkan game-game DX10 dengan sangat lancar.

3Dmark10

Untuk Combine score kita dapat melihat kalo score jadi melambung tinggi dikarenakan optimasi dari Multicore rendering pada 3Dmark vantage yang memang membawa kinerja Processor Ivy bridge dapat dipergunakan secara optimal, dan membawa socre combine pada Performance yaitu P26210, score yang sangat baik.

3D mark 2011

3Dmark11 GPU score

Pada 3D mark 2011 yang merupakan benchmarking yang paling berat saat ini dan mewakili bayangan kinerja DX11, GTX 680M mendapatkan score GPU yang cukup baik, namun seharusnya masih dapat lebih optimal lagi, mungkin memang driver nya untuk mobility belum terlalu matang, walaupun begitu, GPU score yang dihasilkan dapat memberikan kinerja bayangan untuk dapat memainkan game-game terbaru yang berbasis DX11 dengan sangat solid dan sempurna.

Pada Combine score secara overal nilai yang dihasilkan bagus, hanya saja seharusnya dengan arsitektur baru dan driver baru bisa lebih bagus lagi, namun ini memang hanya masalah waktu, team driver Nvidia pasti saat ini sedang berusaha untuk mengoptimalkan drivernya untuk GTX 680M karena bisa dibilang ini masih tergolong baru rilis. overall masih dapat dibilang sangat baik .

Uniginie Engine

Uniginie Benchmark meruapakan benchmarking yang berbasiskan DX11 dan sangat optimal untuk menguji kestabilan sistim Gaming, hasil dari Uniginie, sangat optimal dan sebagaimana menstinya, minimum FPS masih diatas 30 dan seterusnya, ini menjadikan standarisasi kami dalam melakukan benchmark. dengan adanya score seperti ini anda sepertinya tidak perlu takut untuk bermain game berbasis DX11 dengan nyaman dan maximal.

REAL GAMING BENCHMARK

Pada real gaming benchmark kita akan gunakan beberapa game-game baik yang baru dan juga yang lama, dan beberapa kita lakukan real time gaming bersama diagnosa FPS dengan aplikasi fraps untuk membantu analisa, untuk beberapa game kita akan gunakan built in benchmark yang sudah disedian oleh game tersebut, untuk nilai yang lebih valid setiap testing yang kita lakukan, team melakukan testing 3 x setiap bechmark dan real gaming gameplay yang dijalankan dan setelah itu kita mengambil nilai rata-rata dari data tersebut. Berikut Hasilnya

Resident Evil 5

Seperti Biasa kalo kita menggunakan Resident Evil 5 sebagai standarisasi untuk gambaran kinerja suatu sistem gaming, dari hasil yang tertera boleh dibilang performance notebook yang sangat tinggi untuk single GPU, kalo dari graphic yang tertera dapat terlihat terdapat sedikit sekali drop (walaupun bukan drop sebenarnya) ini dikarenakan driver yang belum matang sehingga kemampuan GTX 680M seharusnya dapat lebih tinggi lagi. Resident Evil 5 merupakan game yang memang optimal untuk sistem Multicore sehingga dapat memanfaatkan tenaga dari intel core i7 Ivy bridge dengan sangat optimal dengan memanfaatkan resource 8 thread yang ada di core i7.

Crysis 2

Crysis 2 tentu sudah tidak asing lagi untuk game ini yang merupakan Game eye candy yang sangat favorit, Crysis 2 memang game yang berbasiskan DX9 namun Crytex dengan berbaik hari meriliskan patch 1.9 dan Patch DX11 enable serta Patch high resolution textures, yang menjadikan keseluruhan pengalaman baru karena image qualitynya meningkat jauh, dari hasilnya kita dapat melihat dari minimum FPS kalo drop nya sampai 38 FPS pada minimum memang masih dalam kategori aman, namun jika melihat dari Maximum dan Avg yang dihasilkan FPS scalingnya belum sempurna dan dapat di optimalkan kembali dengan adanya kematangan driver di kedepannya. Namun Overall kinerja memang bener-bener truly BEAST card karena dapat bermain Full HD extreme Detail DX11 dan semua patch, hanya dengan single GPU.

Battlefield 3

Battlefied 3 merupakan game berbasiskan DX 11 dan meruapakn game online terfavorit, selain segi gameplay juga segi Image Quality yang sangat baik, Kita melakukan testing BF3 ini dengan 2 metode yaitu dengan tanpa AA (MSAA) dan dengan AA (MSAA) 4x, karena untuk membandingkan kinerja raw power kita harus terapkan 2 metode dalam game ini, dan terbukti pada tanpa AA BF3 mendapatkan peforma sangat baik di Ultra detail Full HD tanpa AA. scaling performance tidak terlalu jauh, dan perlu di note juga kita lakukan testing ini saat heavy battle. Untuk BF3 driver dapat mempersembahkan peforma terbaik untuk GTX 680M

Pada testing BF3 dengan AA 4x kita dapat melihat kalo performanya tidak optimal, memang beban berat yang ditanggung pun sangat berat, namun dengan next driver seharusnya Nvidia dapat membuat lebih balance lagi FPS nya karena minimum drop FPS sampai 22 FPS ini akan mengalami mouse lag dan stutering yang menggangu kenikmatan anda bermain.

Max Payne 3

Max payne 3 tergolong game yang sangat baru, namun menjadi standarisasi kita karena optimalnya untuk dijalankan pada sertiap API , MP3 mendukung API mulai DX9, DX10 dan DX11. Namun dalam testing kali ini kita akan melakukan testing pada DX11 saja karena tidak wise menguji monster ini tanpa adanya beban yang berat, maka kita mengambil keputusan untuk menjalankan MP3 dengan Very high detail DX11 tanpa AA namun dengan FXAA very high, alasan kita karena Anti aliasing pada MP3 menggunakan Metode yang berbeda dari game lainnya, karena AA nya menggunakan layer DX11 juga sehingga performance HIT akan sangat jauh, namun dengan FXAA sudah sangat cukup untuk menhilangkan gerigi pada 17.3 inc Full HD. pada DPS testing yang kita lakukan saat heavy battle, terlihat kalo game ini cukup optimal pada GTX 680M namun drop FPS seharusnya bisa diperbaiki lagi pada minimum FPS yang dihasilkan. Overall MP3 sangat nyaman dimainkan pada GTX 680M ini.

Sleeping Dog

Game terbaru dari Square Enix  ini merupakan Game Open World ala GTA 4 namun dengan Latar pada Hongkong, serta Gameplay fighting ala batman namun dengan kungfu. Sleeping Dog merupakan Game Native DX11 sehingga game ini hanya berjalan pada Windows 7 pada minimumnya, dan testing diatas kita melakukan testing pada preset Extreme, namun hasilnya sangat tidak bagus, sangat slugish dan berat, ini di akibatkan dari Fitur Anti Aliasing dari Game sleeping Dog ini menggunakan Super sampling dan FXAA sehingga menjadikan berat, Team memutuskan untuk menurunkan AA menjadi High dengan preset lainnya pada extreme, Hasilnya ;

Betul seperti dugaan kalo game lebih dalam peforma yang berbanding lurus dengan FPS yang dihasilkan, dan scoring yang dihasilkan sangat baik karena game ini meruapakan game yang cukup berat untuk dijalankan pada Full HD dalam posisi extreme detail, Kinerja GTX 680 sangat terasa disini karena kita akan merasakan imagq quality baru yang crips, tajam dan indah, kita juga menggunakan patch untuk high resoliusion Texture, untuk gambar yang lebih sesuai untuk PC.

Conclusion

Kesimpulan dari Review Nvidia Geforce GTX 680M ini adalah BEAST, card ini sangat Monster tidak terbayangkan jika ini menggunakan Sli untuk konfigutrasi dual GPU nya, Jika bagi anda yang memang tidak ingin kompromi untuk kualitas dan performa tidak ada pilihan lain untuk GTX 680M yang dapat membuat anda sangat lama berada di depan PC anda . Sistem yang digunakan oleh GTX 680M ini juga sangat bagus dan tidak terjadi maslaah selama testing . Akhir Kata  merupakan GPU yang menwarkan kinerja dan qualitas yang dapat anda miliki. 🙂

PROS :

  • BEAST Performance
  • Significant performance over Radeon lastest
  • 4GB VRAM GDDR5
  • Very Efisient architecture desain
  • Cool Temp
  • Many feature like FXAA, Adaptive AA, SGSAA
  • Dynamic turbo boosting engine
  • Capable to playing 3d vision on Full HD with High detail
  • Capable to play with physx on Notebook gaming with Decent FPS
  • PCIe 3.0

Cons :

  • Driver for GTX 680M not yet Mature
  • For use on Large Notebook gaming (17 inc up)

Fair :

  • Consider Expensive for upgrade

Prototype 2 sudah Rilis untuk PC, dan mendapatkan respon dari gamer yang cukup positif, kesuksesan dari game pertamanya menjadikan image yang bagus untuk penerusnya, Namun walaupun begitu, Reviewer dari IGN Greg Miller memberikan score 7 dari 10 dan dia bilang Prototype 2 game yang bagus dan menyenangkan namun sayangnya akan terlupakan untuk tahu mengapa anda bisa baca link review nya di sini. Prototype 2 lebih dulu dirilis pada console bulan April 2012, versi PC nya baru keluar baru-baru ini. tentunya versi PC nya akan lebih detail lagi dari segi grafis nya, tentu dengan FPS yang lebih kencang.

Key Features:

  • Play as the all-new infected protagonist, Sgt. James Heller, soldier and husband to a deceased wife and child, in this sequel to the popular open-world game, Prototype
  • Become the ultimate shape-shifting weapon as you cut through the wastelands of post-viral New York Zero and build a vast genetic arsenal of deadly new biological weapons and abilities on your quest to kill Alex Mercer
  • Take down the devil himself, Alex Mercer, against the explosive backdrop of New York Zero and its warring factions fighting for control over the infection
  • Explore New York Zero’s three distinct zones, including the heavily militarized Green Zone, the overcrowded refugee camps of the quarantined Yellow Zone and the war-ravaged home of Alex Mercer, the Red Zone
  • Unleash the ultimate form of shape-shifting devastation and take advantage of the unbelievable Tendril power that lets you lift and tear apart cars and military vehicles, ensnare powerful infected beasts and shred large groups of enemies to pieces
  • Mix and match an impressive range of new Mutation perks, including bigger and faster locomotion abilities, sharper claws and enhanced disguise abilities, to create your own ultimate Prototype
  • Disguise yourself as soldiers, scientists and more to absorb their memories and acquire new abilities
  • Emit a powerful sonar pulse from your body to track down enemies
  • Experience the unparalleled technology of the Titanium 2.0 engine

Pada Prototype 2 ini kita akan mendapatkan peran James Heller yang dapat develop supernatural power sepanjang jalannya permainan, tentu saja sama seperti sebelumnya kalo tingkat skill anda dapat upgrade ke tingkat yang lebih tinggi merupakan tantangan sendiri untuk mendapatkan semua skill dan memenuhi semua levelnya.  Prototype 2 membutuhkan 10 GB ruang kosong pada HDD anda, sepertinya akan menjadi standarisasi kalo game-game sekarang ini akan berkisaran pada 10 Gb, Bagi anda yang ingin memainkannya jangan lupa cek System Requirement sebagai berikut :

OS: Windows® XP / Vista / 7

CPU: Minimum: Intel Core 2 Duo 2.6 GHz or AMD Phenom X3 8750 Recommended: Intel Core 2 Quad 2.7 GHz or better, AMD Phenom II X4 3 GHz or better

RAM: Minimum: 2 GB Recommended: 4 GB

GPU: Minimum: NVIDIA GeForce 8800 GT series with 512 MB RAM or ATI Radeon HD 4850 with 512 MB RAM | Recommended: NVIDIA GeForce GTX 460 (1GB) / ATI Radeon HD 5850 (1GB) or better

dari spesifikasi yang dibutuhkan, boleh dibilang sangat wajar dan tidak terlalu demanding, namun tetap noted kalo game ini direkomendasikan untuk quad core ot better sehingga tingkat optimal akan berbeda pada masing-masing spek yang digunaan.

Nvidia sedang sering mengeluarkan driver versi BETA dikarenakan adanya game baru dan deadline untuk memperbaiki semua bugs dari driver sebelumnya mungkin tidak ada waktu untuk di certified WHQL, walaupun seperti itu BETA driver bukan berarti jelek bahkan sebenarnya jika anda memang pemain game yang memainkan game-game terbaru maka Dianjurkan anda terus update lastest driver untuk mendapatkan peforma dan kestabilan pada game terbaru tersebut, selain itu juga fungsi aditional seperti antialiasing dan aniso yang tidak terdapat pada driver sebelumnya pasti akan didukung pada driver terbaru, maka sebelum mendownload lebih baiknya anda juga membaca release note yang disediakan dari driver, ini berguna juga sebagai info jika anda terdapat masalah juga bisa melihat pada notes yang tersedia apakah sudah diperbaiki, selain driver juga jangan lupa wajib untuk install patch terbaru dari masing-masing Games tersebut, berikut Nvidia driver terbaru versi 304.79 BETA driver anda dapat men download pada link berikut :

 

Nvidia driver 304.79 BETA

Nvidia driver 304.79 BETA 32 bit

Selamat Mencoba 🙂

304.79 highlight Notes :

This is the second BETA driver from the R304 family of drivers and the first GeForce driver to combine support for Windows 8, Windows 7, and Windows Vista into a single driver.

New in 304.79 Drivers:

  • New SLI Support

Adds or updates the following SLI profiles:

  • The Secret World – added
  • End of Nations – added
  • Nexuiz (also provided earlier via NVIDIA Update)
  • Tom Clancy’s Ghost Recon Future Soldier (also provided earlier via NVIDIA Update)
  • Tornado Force – added
  • Tribes: Ascend – updated
  • Key Fixes
  • Fixed a compatibity issue with Civilization V and GeForce 400/500 series GPUs.
  • Fixed instances of flickering or missing mouse cursor when hardware cursor is enabled (reported with Aion, World of Warcraft, Eve Online and others).
  • Fixed instances of very low frame rates in Deus Ex: Human Revolution (DX11).
  • Fixed an issue that caused a PC reboot instead of a PC shut down.
  • Fixed an issue that led to a black screen after driver installation.
  • Power management mode settings now persist across driver overinstalls.

New in R304 Drivers (Introduced previously with 304.48 drivers):

    • Performance Boost – Increases performance for GeForce 400/500/600 Series GPUs in several PC games vs. GeForce 301.42 WHQL-certified drivers. Results will vary depending on your GPU and system configuration:

GeForce GTX 680:

      • Up to 18% in Batman: Arkham City
      • Up to 15% in Dragon Age II
      • Up to 10% in S.T.A.L.K.E.R.: Call of Pripyat
      • Up to 60% in Total War: Shogun 2 (fixes performance issue with latest game patch)

GeForce GTX 560:

    • Up to 14% in Batman: Arkham City
    • Up to 5% in Battlefield 3 with SLI
    • Up to 4% in Dragon Age II
    • Up to 8% in The Witcher 2: Assassins of Kings with SLI
    • Up to 7% in Lost Planet 2
  • Key Fixes
  • Fixes an intermittent vsync stuttering issue with GeForce GTX 600-series GPUs.
  • Fixes an issue where some manufacturer’s factory overclocked cards default to and run at lower clocks.
  • Fixes a performance issue in Total War: Shogun 2 with the latest game patch.
  • NVIDIA SLI Technology – Adds or updates the following SLI profiles:
  • Spec Ops: The Line
  • PlanetSide 2
  • F1 2011 – updated profile
  • Final Fantasy XIV – updated profile
  • Saints Row: The Third – updated profile
  • Torchlight II
  • Tribes: Ascend
  • NVIDIA 3D Vision – Adds or updates the following 3D Vision profiles:
  • Alan Wake’s American Nightmare – rated Poor
  • Borderlands 2 – updated profile with new convergence settings
  • Depth Hunter – updated rating to 3D Vision Ready
  • Mass Effect 3 – updated in-game compatibility message and profile to be more compatible with community 3D mods
  • Max Payne 3 – updated rating to Excellent and updated in-game compatibility message to inform users to use DirectX 11, disable MSAA and use SSA0.
  • Street Fighter X Tekken – rated 3D Vision Ready
  • Tiger Woods PGA 12: The Masters – rated Good
  • Tribes: Ascend – rated Fair
  • The Walking Dead – rating Good
  • Other Profile Updates
    • Added NVIDIA Control Panel antialiasing support for Diablo III
    • Added NVIDIA Control Panel antialiasing support for L.A. Noire
    • Added NVIDIA Control Panel antialiasing support for Rayman Origins
    • Added NVIDIA Control Panel ambient occlusion support for Star Wars: The Old Republic
    • Disabled FXAA for several Windows programs like Media Player and Movie Maker.

Additional Details

  • Installs PhysX System Software v9.12.0604.
  • Installs HD Audio v1.3.17.0.
  • Supports OpenGL 4.2
  • Supports DisplayPort 1.2 for GeForce GTX 600 series GPUs.
  • Supports multiple languages and APIs for GPU computing: CUDA C, CUDA C++, CUDA Fortran, OpenCL, DirectCompute, and Microsoft C++ AMP.
  • Supports single GPU and NVIDIA SLI technology on DirectX 9, DirectX 10, DirectX 11, and OpenGL, including 3-way SLI, Quad SLI, and SLI support on SLI-certified Intel and AMD motherboards.

Nvidia tampaknya sedang mempertajam kemampuan GPU-GPU terbarunya seiring dengan meningkatnya kepopuleran Ultrabook dengan kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan Mobilitas dan performance yang tinggi.  untuk urusan performance, Nvidia juga gencar dalam meningkatkan jumlah prosesor CUDA dalam GPU mereka bersama dengan driver yang telah dikembangkan untuk mengoptimalkan performance. semua ini memang dimulai dari teknologi Kepler yang memang merupakan High performance GPU berbanding dengan daya yang tergolong irit dibanding generasi sebelumnya. adanya teknologi Nvidia Kepler berhasil menciptakan arsitektur yang luar biasa, dalam hal ini terciptanya mobile GPU tertinggi yaitu GTX 680M.

Sebelumnya Nvidia memperbaharui GPU-GPU mereka dengan seri 6, dalam seri 6 ini nvidia merilis GTX 660M, 670M, 675M yang seakarang sudah banyak digunakan oleh beberapa provider Notebook Gaming seperti ASUS ROG, Alienware, MSI-G dan Sager Notebook. seperti yang kita ketahui GTX 670M dan 675M merupakan re-brand dari generasi Fermi yaitu GTX 570M dan GTX 580M, namun hanya GTX 660M yang mengadopsi dari teknologi Kepler terbaru, GTX 660M akan menggantikan posisi GTX 560M yang sebelumnya merupakan GPU populer yang digunakan oleh sebagian besar dari Notebook vendor, namun ternyata memang Nvidia belum merilis true High end mobile GPU mereka yang akan bernama GTX 680M. GTX 680M merupakan pure Kelpler arsitektur, dan memiliki CUDA cores sebanyak 1344 cores, merupakan 4x lipat dari high end GPU sebelumnya ( 384 core GTX 580M)GTX 680M sesuai spesifikasi kita akan mendapatkan performance yang seluruhnya baru dan tentu jauh dari generasi sebelumnya serta disertai fitur-fitur terbaru seperti adaptive Vsync, tehnik antialiasing terbaru TXAA, GPU boost dan fitur lainnya.

Kita dapat melihat secara jelas spesifikasi dari masing-masing GPU terbaru Nvidia dan GTX 680M mengalami peningkatan baik spesifikasi dan performance yang signifikan, disertai daya yang di optimalkan untuk penggunaan Notebook pada tabel di atas. pada tingkat spesifikasi kita bisa melihat 20 % bandwidth memory dibanding GTX 675M/GTX 580M, ini akan sangat berguna untuk bermain dalam resolusi tinggi seperti Full HD untuk memastikan jalur data akan lebar dan cepat. ini semua karena memory controller yang diperbaharui sehingga mencapai efisiensi dan peforma tinggi, peningkatan tertinggi tentu karena peningkatan dari CUDA cores nya, bukan hanya dari jumlahnya saja yang jauh lebih banyak namun dengan kepler arsitektur kekuatan CUDA cores nya akan 103% lebih tinggi dari generasi sebelumnya.

kemampuan ini akan bermanfaat untuk bermain game dengan resolusi tinggi serta dengan detail semua pada high serta fitur 3d vision dan Nvidia Physx aktif. Ini tentu merupakan mimpi yang terwujud nyata bagi para gamer Notebook. Sayangnya kita belum memegang Hardware ini secara langsung sehinnga belum bisa melakukan testing untuk Real performance benchmark, namun stay tuned aja untuk kedepannya kita akan melakukan review untuk GPU GTX 680M ini.

Nvidia telah memberi tahu gambaran performance dari GTX 680M seperti yang tertera pada bagan diatas ini dan peningkatan yang besar memang dicapai oleh GTX 680M, tentunya peningkatan ini akan terus meningkat dengan adanya pematangan driver terbaru yang akan rilis dari Nvidia, perbandingan ini disertai dengan processor yang paling atas sesuai jamannya, dan membuktikan walau dengan Intel core i7 mobile terbaru dari ivy bridge masih mampu meningkatkan peformance Nvidia GPU terbaru.

Content Source :

here and

here

Macbook Pro akan memiliki spesifikasi sistem yang jauh lebih baik dengan dukungan dari RETINA display yang merupakan display terbaik saat ini, disertai dengan dukungan resolusi tinggi yaitu  2880×1800. Apple  menyebutnya “generasi MacBook Pro berikutnya”. Berikut spesifikasi Macbook Pro Retina Display.

Yang baru lagi dari  MacBook Pro adalah 13 dan 15 inci model Pro inci dengan tampilan standar dengan resolusi native 1280×800 dan 1440×900 piksel masing-masing. Juga mereka bulkier dari model Retina dilengkapi di 2.41cm tebal. Ini MacBook Pro semua upgrade untuk menggunakan prosesor Ivy Bridge dan model 15 inci memiliki GeForce GT pilihan 650m.

MacBook Air 11 dan 13 inci model juga telah diperbarui dan kedua model fitur Ivy Bridge prosesor i5 dan iringan yang biasa untuk chipset seperti USB 3.0 dan Intel HD 4000 grafis. Ini 11 dan 13 inci ultra-portabel memiliki kehidupan baterai hingga 5 dan hingga 7 jam masing-masing.

CEO Apple, Tim Cook sangat bangga dengan MacBook Pro baru ” Generasi berikutnya Macbook Pro adalah komputer yang paling indah yang pernah kita buat. Tidak pernah notebook yang ini cantik “. Phil Schiller, senior VP Apple Pemasaran, bahkan melangkah lebih jauh untuk mengajukan pertanyaan kepada wartawan, “Bukankah bagian bawah komputer kita lebih cantik dari bagian atas komputer orang lain”? Namun itu layar Retina yang merupakan fitur utama dari Pro model baru MacBook. Cukup tajam pada jarak melihat normal sehingga piksel tidak terlihat, tampilan Retina terbesar yang kami lihat selama ini. Kita tidak bisa menunjukkan bahwa pada screenshot kita.

Nvidia telah Rilis driver terbaru versi 301.42, cukup memakan waktu memang dari driver WHQL sebelumnya, namun tidak perlu khawatir karena Nvidia sudah mempersiapkan untuk future game untuk profile didalam tiap drivernya. driver terbaru ini mencakup dukungan driver unified untuk beberapa Geforce seri 6xx namun belum semua hanya beberapa dari seri 6xx saja. driver ini mencakup fitur Nvidia FXAA terbaru (yang sebelumnya implementasinya pada beta driver). banyak sekali fitur terbaru pada driver ini selain FXAA, terdapat Adaptive V-sync, Nvidia Surround enhancement, Frame rate target. semua fitur ini disertakan pada driver ini dan fitur2 ini sangat berguna dan membantu dalam Gameplay experience yang berbeda dari sebelumnya.

Download 301.42

32 bit Windows

64 bit Windows 

berikut kutipan dari Geforce.com akan fitur terbaru dari 301.42 :

The new NVIDIA GeForce 301.42 WHQL drivers are now available to download. Building upon the well-received301.24 beta release that enabled our game-changing NVIDIA FXAAAdaptive VSyncFrame Rate Target andSurround features on all GeForce 8-series and later GPUs, the 301.42 WHQL drivers add official 4-way GTX 670 support and two dozen smaller changes that further enhance your experience. The new 301.42 WHQL drivers also include performance improvements of up to 20% compared to the previous WHQL release, 296.10, in addition to many new 3D Vision and SLI profiles. Read on for full details about each addition and enhancement, or click the links above to jump directly to the relevant section.

NVIDIA FXAA Technology

The majority of today’s games allow players to enable Multisample Anti-Aliasing (MSAA), either as part of a preset as in The Elder Scrolls V: Skyrim, or as an in-game option. If you’re unfamiliar with anti-aliasing, it is a GPU-powered technique used to remove jagged, distracting object edges, and to enhance overall image fidelity. Unfortunately, MSAA is a particularly demanding anti-aliasing technique, reducing frame rates by a significant degree.

With the release of the GeForce 301.42 WHQL driver, a high-speed, shader-based anti-aliasing technique can be applied directly to hundreds of games through the NVIDIA Control Panel. Called NVIDIA FXAA, this technique is up to 60% faster than 4xMSAA, and can produce results equal to or better than the ageing anti-aliasing solution. Furthermore, FXAA is able to anti-alias increasingly-popular transparent textures, as shown in our Batman: Arkham City Graphics Breakdown and Performance Guide, making it the clear winner in many of today’s games.

Using NVIDIA FXAA, we took a number of comparison screenshots to highlight the benefits of the new technique in games that lack anti-aliasing support, and in games that make use of MSAA. If you’re trying this at home, please note that Fraps and other frame grabbing applications cannot display the FXAA improvements as FXAA is a shader-based technique. Instead, run the game in a window, and press Alt and Print Screen simultaneously to grab an FXAA anti-aliased screenshot.

First up on the comparison slate is Dungeon Defenders, an addictive third-person, multiplayer tower defense title. Making use of bright colors, cel-shaded outlines, and plenty of post-processing effects, most players likely haven’t noticed the lack of anti-aliasing, but with FXAA enabled, Dungeon Defenders looks so better.


Click here to view a full size comparison, and here to view a zoomed comparison.

As you can see in the comparison images, the castle’s roof contrasts against the sky, revealing a significant level of aliasing. Further aliasing can be clearly seen on the treasure chests, the character’s outfit and weapon, and on the planters beneath the archway. With FXAA enabled these artifacts are eliminated, resulting in a cleaner, smoother image.

Our second example comes courtesy of Assassin’s Creed: Revelations, the latest Assassin’s Creed release from Ubisoft. In this title, a MSAA option is available in-game, allowing us to directly compare MSAA and FXAA.


Click here to view a 4xMSAA vs. FXAA comparison, here for a No AA vs. FXAA comparison, and here for a zoomed 4xMSAA vs. FXAA comparison.

As in Dungeon Defenders, the contrast between geometry and the sky box allows us to easily measure aliasing: on the full size shots 4xMSAA and FXAA appear on par, but using the zoomed shot we can see that FXAA creates a slightly smoother, less jagged pillar.

However, the real strength of FXAA in Assassin’s Creed: Revelations comes from its ability to anti-alias the game’s many transparent textures. In our example, these are used to create several bushes, and as you can see in this No AA vs. 4xMSAA zoomed comparison MSAA is unable to anti-alias them, whereas FXAA can, as shown in this4xMSAA vs. FXAA zoomed comparison. Furthermore, switching to FXAA from MSAA increased the frame rate by 15 on a GeForce GTX 680, which on less powerful hardware could mean the difference between the game being unplayable and playable.

Our final example is from Valve’s Portal 2, which also includes in-game MSAA anti-aliasing options. Admittedly, the screenshot below is the least exciting ever, but it does have a clear contrast between the geometry and a brightly colored background, allowing us to easily gauge the level of aliasing.


Click here to view a 4xMSAA vs. FXAA comparison, here for a No AA vs. FXAA comparison, and here for a zoomed 4xMSAA vs. FXAA comparison.

4xMSAA has an especially tough time in Portal 2, failing to fully anti-alias the broken pieces of the girder at the bottom of the screen, and the large concrete beam in the middle of the screen. At 8x, MSAA is still unable to match the results of FXAA, as shown in this final comparison.

To enhance your games, activate NVIDIA FXAA in the ‘Manage 3D Settings’ section of the NVIDIA Control Panel. Alternatively, enable it on a per-title basis using the ‘Program Settings’ tab.


Please note that Control Panel FXAA will not be used if a game already features built-in NVIDIA FXAA support. In these cases, the FXAA option will be greyed-out in the game’s profile in the Program Settings tab.

NVIDIA Adaptive VSync

Many gamers enable Vertical Synchronization (VSync) to prevent screen-tearing, an unsightly occurrence caused by frame rates exceeding a monitor’s refresh rate. The downside is the occasional and equally annoying stutter when frame rates drop below the locked VSync frame rate, and again when they return to the locked rate.

To fix the problem, the GeForce 301.42 WHQL drivers come loaded with NVIDIA Adaptive VSync, an automated technique that disables VSync when frame rates fall below the locked rate, and re-enables it when they return to the locked rate, significantly reducing stuttering whilst still preventing tearing.

Using Metro 2033’s 100% repeatable benchmark we are able to accurately demonstrate the benefits of NVIDIA Adaptive VSync, as the following charts show. Please note that the measurement artifacts, the points above and below 30 and 60 frames per second, are a result of how frame times are recorded by the benchmark, and are not seen in-game. Despite this ‘noise’, Metro 2033’s benchmark is able to visually capture and display the real world benefits of Adaptive VSync far better than any frame-capturing application we’ve evaluated.


With traditional VSync enabled the frame rate rapidly bounces between 60 and 30 frames per second, resulting in a noticeable micro-stutter each and every time. During the most intensive benchmark scenes, the frame rate remains locked at 30 for several seconds, further reducing the smoothness of the experience.


With Adaptive VSync enabled the frame rate remains as high as possible at all times when below the 60 frames per second VSync cap, eliminating stutters and increasing the smoothness of the gameplay.

To enable NVIDIA Adaptive VSync, open the NVIDIA Control Panel, browse to ‘Manage 3D Settings’, click the ‘Global Settings’ tab, and scroll down the list to the option.


Click to enlarge.

Alternatively, enable it on a per-profile basis through the ‘Program Settings’ tab.

NVIDIA Surround Enhancements

The GeForce 301.42 WHQL drivers introduce several new NVIDIA Surround features for our multi-monitor users. To learn more, click each link below.

NVIDIA Frame Rate Target

Using third-party tools such as EVGA Precision X, all NVIDIA GPU users can now enable NVIDIA Frame Rate Target to limit application frame rates to a specific, pre-defined frame rate. Its uses are many – for example, frame rates in decade-old games can be limited to 30 to prevent incompatibility issues; frame rates in today’s games can be limited to 60, preventing the GPU from working to the max, reducing heat and noise output; and frame rates can be capped to the monitor’s refresh rate, preventing tearing without enabling VSync.

GeForce GTX 680 owners get the added benefit of even greater power savings when using NVIDIA Frame Rate Target, as the card’s GPU Boost technology can work in concert with Frame Rate Target to dynamically overclock and underclock the GPU based on the pre-defined frame rate. For further info, watch a demo of EVGA Precision X here.


A couple of clicks enables Frame Rate Target, and from that point on EVGA Precision X will try its best to hit the mark using real-time overclocking and underclocking on the GeForce GTX 680.

OVERVIEW

Nvidia telah merilis hasil pengembangan teknologi GPU yang kita kenal dengan FERMI, sekarang hasil pengembangan dari FERMI,  kita kenal dengan sebutan Nvidia KEPLER. Nvidia sangat memperhatikan pengembangan teknologi GPU, hal ini terlihat dari semakin membaiknya teknologi yang mereka miliki. Goal nvidia untuk KEPLER ini sendiri adalah Efisiensi yang sangat tinggi. jika sebelumnya opsi untuk efisiensi terdapat pada Power management, sekarang nvidia akan melakukan GPU Powerfull namun irit daya.

Janji Nvidia kepada Customer mengenai KEPLER adalah Performance yang luar biasa dengan efisiensi daya yang lebih irit untuk Desktop dan laptop. Kepler pada saat rilis untuk desktopdiberi nama GTX 680 2GB GDDR5 dan untuk laptop based kita akan menjumpai beberapa seri baru. Keluarnya Nvidia kepler ini juga disebabkan karena tren notebook segmen terbaru yaitu Ultrabook, yang merupakan Notebook tipis namun tetap powerfull serta irit daya.

Nvidia KEPLER  architecture

Nvidia Kepler Die

1. Kepler adalah pengembangan dari Fermi, jadi bukan termasuk arsitektur yang terbaru namun lebih kepada penyempurnaan dari arsitektur yang ada dan lebih baik dari berbagai sisi termasuk Performance per watt yang marginnya luar biasa. dari sisi teknologi arsitektur sendiri, pararel processing mengalami kemajuan yang pesat karena menggunakan CUDA cores yang lebih banyak namun dengan clock speed yang lebih kecil sehingga Kepler lebih irit daya dibanding sebelumnya, serta advance pararel processing yang membuat kinerjanya meningkat pesat. teknologi kepler ini sangat cocok untuk Notebook karena irit daya + performance yang significant dibanding sebelumnya.

2. Efisiensi memory meningkat , terjadi perubahan pada struktur memori. L2 cache pada core di shared ke GPU sehingga dapat extra buffering space untuk meningkatkan komunikasi antar core, sehingga menjadikan Memory pada kepler dapat berjalan lebih cepat dan responsive . Kepler dipersenjatai enam 64 bit kontroller dan terdapat sistem I/O terbaru yang erdasarkan peningkatan dari FERMI.

3. Sangat cepat , Nvidia Kepler juga mengadopsi sistem baru yaitu GPU boost, sebenarnya ini hampit sama dengan teknologi intel turbo boost pada intel processor dan AMD turbo core,  jadi pada GPU boost ini, kecepatan GPU akan meningkat dan disesuaikan dengan base clock yang ada, jadi ini berarti misalkan base clock ada pada 1000MHz dia akan meningkat  beserta GPU boost menjadi 10056 Mhz, suatu free boosting yang lumayan mengingat efisiensi tinggi yang dihasilkan. Lebih menariknya lagi ketika GPU manual di overclock maka GPU boost tetep bekerja dengan menaikkan dari base clock awal menjadi lebih tinggi.

4. Revisi dari teknologi Video ; nvidia telah menerapkan implementasi engine baru untuk display ganda, pada sebelumnya 1 card nvidia terbatas untuk display 2 monitor saja, namun pada Kepler bisa menampilkan 4 sekaligus display dari single card, ini merupakan salah satu pukulan besar terhadap kubu merah, karena sebelumnya salah satu kelebihan dari AMD radeon adalah multidisplay support, dan dengan adanya teknologi 3D vision dari sebelumnya, sekarang bisa ditampilkan 3D vision sampai 3 monitor, dari sisi video kepler memiliki teknologi baru bernama NVENC untuk mengolah H.264 video encoder yang lebih cepat dari sebelumnya. jika sebelumnya video processing dihandle langsung oleh CUDA cores sekarang pada NVENC , nvidia mengatakan bahwa teknologi terbaru ini dapat mengolah video 1080p 8x lebih cepat dari sebelumnya.

5. New Antialiasing method, Antialiasing yang digunakan pada games sudah merupakan suatu keharusan jika memang mementingkan image quality, nvidia sebelumnya terdapat MSAA, CSAA, SSAA,FXAA dan sekarang pun Nvidia sudah dapat menggunakan AMD MLAA dengan ditambah bumbu baru sehingga dinamakan TXAA pada prakteknya yang merupakan perpaduan MSAA 8X dan FXAA sehingga dapat menyatukan kehalusan tenture namun tetap menghindari blur yang diakibatkan post processing. dan TXAA ini akan sama performance hit nya dengan MSAA 2x.

Downside

6. Compute GPGPU, setiap produk pasti memiliki suatu kekurangan dalam hal ini ada pada compute. GPGPU adalah proses GPU yang dapat melakukan kalkulasi yang sama seperti sistem matematiknya CPU, pada Kepler fasilitas ini dikurangi untuk menjaga agar tetap irit daya. Pada testing OpenCL terlihat bahwa benchmark direct compute masih kalah dengan card FERMI, dan AMD versi terbaru, dalam hal ini juga berarti akan keluar GPU yang nantinya memiliki spec Full kepler dan tentunya memiliki kinerja lebih baik.

Conclusion

Nvidia Kepler merupakan salah satu GPU yang revolusioner, dengan penyempurnaan dari arsitektur FERMI , nvidia berhasil dalam membuat gebrakan baru yang dapat meningkatkan pengalaman bermain game dan efisiensi tinggi, teknologi Kepler ini sangat bagus untuk Notebook dengan adanya upcoming ivy bridge yang disandingkan dengan GPU Nvidia kepler maka akan menjadikan Notebook powerful namun irit daya batre, juga membawa design laptop yang lebih tipis karena tentu suhunya yang lebih dingin. dan tentunya mungkin banyak pembuat smartphone yang ingin memanfaatkan teknologi kepler pada mobile device. akhir kata nvidia betul-betul membuat revisi dan evolusi baru dari arsitektur yang sebelumnya.

Rolly Edward